Kamis, 16 Juni 2016

Budaya, Makanan, dan Ciri khas MADURA

Kebudayaan Suku Madura
       Madura adalah nama pulau yang terletak di sebelah timur laut Jawa Timur. Pulau Madura besarnya kurang lebih 5.168 km2 dengan penduduk hampir 4 juta jiwa ( sumber Wikipedia). Madura memiliki 4 kabupaten, yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Jembatan Suramadu merupakan pintu masuk dari Kota Surabaya atau pintu utama menuju Pulau Madura. Menurut mbah Google Suku Madura merupakan salah satu etnis suku dengan populasi besar di Indonesia, jumlahnya sekitar 20 juta jiwa penduduk, dan saya menjadi salah satunya.
Untuk kebudayaan masyarakat Madura sendiri berbeda dengan kebudayaan masyarakat lainnya, termasuk dengan kebudayaan Jawa Timur (Surabaya, Malang dll) meskipun Madura masih satu provinsi dengan mereka. Masyarakat Madura memiliki corak, karakter dan sifat yang berbeda dengan masyarakat Jawa. Masyarakatnya yang santun, membuat masyarakat Madura disegani, dihormati bahkan “ditakuti” oleh masyarakat yang lain.


Rumah Adat Suku Madura

Rumah Adat yang dimiliki oleh masyarakat Madura adalah halaman panjang yang biasa disebut Tanian Lanjang yang membuktikan kekerabatan masyarakat Madura. Rumah adat Madura ini memiliki satu pintu di depan rumah, agar pemilik rumah dapat mengontrol aktifitas keluar masuk keluarga. Pintu yang dihiasi ukir-ukiran asli Madura. Dengan warna hijau dan merah yang memiliki lambang kesetiaan dan perjuangan.


Pakaian Adat Suku Madura

Pakaian khas Madura biasa disebut pesa’an. Pakaian ini terkesan sederhana karena hanya berupa kaos bergaris merah putih dan celana longgar. Untuk wanita biasa menggunakan kebaya.


Seni Tari Suku Madura

Tarian yang dimiliki oleh masyarakat madura ini merupakan tarian yang menggambarkan karakter orang Madura yang sangat relegius, tarian ini dinamakan tarian Sholawat Badar atau rampak jidor. Seluruh gerak dan alunan irama nyanyian yang mengiringi tari ini mengungkapkan sikap dan ekspresi sebuah puji-pujian, doa dan zikir kepada Allah SWT. Selain tarian tersebut, Suku Madura masih memiliki tarian lainnya, diantaranya yaitu tarian topeng Gethak dan tarian rondhing.

Seni Musik Suku Madura

Musik Saronen merupakan seni musik suku Madura yang berasal dari Masyarakat Sumenep. Jika di Madura mengadakan kesenian, musik saronen inilah yang akan mengiringinya. Musik saronen merupakan perpaduan dari beberapa alat musik, tetapi yang paling dominan adalah alat musik tiup berupa kerucut. Nah ini lah alat musik tiup yang disebut dengan saronen.

Senjata Tradisional Suku Madura

Senjata yang dimiliki oleh masyarakat Madura bernama Clurit, bentuknya melengkung seperti arit, mata clurit sangat runcing dan tajam. Gagangnya terbuat dari kayu atau logam.


Peninggalan Suku Madura

Peninggalan suku Madura yang termasyhur ialah Karapan Sapi. Karapan Sapi adalah acara khas masyarakat Madura yang di gelar setiap tahun pada bulan Agustus atau September, dan akan di lombakan lagi pada final di akhir bulan September atau Oktober. Pada Karapan Sapi ini, terdapat seorang joki dan 2 ekor sapi yang di paksa untuk berlari sekencang mungkin sampai garis finis. Joki tersebut berdiri menarik semacam kereta kayu dan mengendalikan gerak lari sapi. Panjang lintasan pacu kurang lebih 100 meter dan berlangsung dalam kurun waktu 10 detik sampai 1 menit.







MAKANAN
Sate Madura sangatlah terkenal sebagai makanan khas Madura. Siapa yang belum makan sate madura sebaiknya harus segera mencoba makanan khas Madura yang satu ini. Sate dengan bumbu kacangnya sangatlah manis, gurih, dan lezat. Daging sate yang digunakan juga bervariasi, bisa menggunakan daging kambing bisa pula menggunakan daging ayam. Bila Anda menyukai rasa pedas dan gurih, Anda dapat mencampurkan sambal yang juga disediakan kedalam bumbu kacang sate Anda. Sate akan menjadi komplit bila dimakan bersama dengan potongan lontong. Kini Anda tidaklah sulit dalam mencari sate madura, karena sate madura juga dapat di jumpai di berbagai wilayah di Indonesia. Rasanya yang lezat tidak akan membuat Anda bosan setiap kali menyantapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar